Saturday, September 14, 2013

Terlalu Banyak makan makanan manis dapat memicu penyakit kanker


Penelitian terbaru menunjukkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal. Kanker ini merupakan kanker yang terjadi di bagian usus besar dan anus. Kanker usus besar atau kolorektal adalah salah satu jenis penyakit yang cukup mematikan, menjadi penyebab kedua kematian akibat kanker di negara-negara bagian barat. Penelitian sebelumnya mengungkapkan jika kanker kolorektal berhubungan dengan makanan yang dikonsumsi.

Makanan Manis Dikaitkan Dengan Kanker Kolorektal

Berdasarkan Johns Hopkins Medicine, mereka yang lebih banyak mengonsumsi sayur, buah, atau makanan sehat lainnya mempunyai risiko terkena kanker yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak. Sementara itu, orang yang banyak makan makanan berlemak dan makanan yang tinggi gula diketahui mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk terkena kanker usus besar. Hal ini diketahui para peneliti setelah mengamati pola makan lebih dari 2000 pasien kanker kolorektal dan sekitar 2700 orang yang sehat. Mereka juga meneliti 170 makanan termasuk keripik, kacang, cokelat, daging, ikan, sayur, dan buah.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti juga mempertimbangkan faktor-faktor lainnya seperti riwayat keluarga yang pernah menderita kanker, kebiasaan merokok, dan aktivitas peserta sehari-hari. Menurut para peneliti, orang yang mempunyai beberapa faktor risiko tersebut dapat meningkatkan kemungkinannya untuk terkena kanker kolorektal. Tidak hanya itu, mengonsumsi makanan atau minuman yang manis seperti kue atau minuman bersoda juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker kolorektal.

Menurut Dr Evropi Theodoratou, penulis penelitian dari University of Edinburgh, walaupun kaitan antara makanan manis dan kanker tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat, namun informasi ini cukup penting untuk memberitahukan orang mengenai efek terlalu banyak mengonsumsi makanan manis.

Salah satu hal yang dapat menurunkan risiko terkena kanker kolorektal adalah dengan mengonsumsi aspirin. Berdasarkan sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi aspirin setiap dua hari sekali dapat menurunkan risiko terkena kanker usus sebesar dua puluh persen. Selain itu, hindari diri agar tidak mengalami sembelit, karena kondisi ini bisa menyebabkan kanker usus besar. Untuk mencegahnya, perbanyak mengonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran.
 







0 comments:

Post a Comment

Tinggalkan Komentar Anda Di sini